Pengaruh Globalisasi terhadap Bahasa dan Budaya di Indonesia, artikel umum karya Ahmad Zaidan Ferizqo
Pengaruh Globalisasi terhadap Bahasa dan Budaya di Indonesia
Penulis:Ahmad Zaidan Ferizqo
Globalisasi telah menjadi fenomena yang tak
terelakkan dalam dunia modern, membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai
aspek kehidupan, termasuk bahasa dan budaya. Dalam perjalanan sejarah, bahasa
dan budaya selalu menjadi pilar utama identitas suatu bangsa. Menurut
Koentjaraningrat, budaya adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil
karya manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang dijadikan milik diri
manusia dengan belajar dan bahasa adalah bagian dari kebudayaan (binus.ac.id).
Di Indonesia, keberagaman bahasa dan budaya menjadi bagian tak terpisahkan dari
kekayaan kolektif Indonesia. Mulai dari bahasa Indonesia hingga ratusan bahasa
daerah lainnya, setiap kata dan dialek mencerminkan sejarah, etnis, dan
nilai-nilai lokal. Namun, di tengah arus globalisasi, keberadaan bahasa dan
budaya tradisional menghadapi tantangan yang nyata (Adela, 2022).
Globalisasi membawa pengaruh besar terhadap
bagaimana generasi muda memandang dan menggunakan bahasa mereka. Bahasa asing
dan media populer sering kali menggeser peran bahasa lokal, mengancam
keberlangsungan dan keunikan linguistik serta budaya. Namun, pengaruh
globalisasi juga membawa dampak positif terhadap bahasa. Kemudahan akses
terhadap informasi dan sumber daya pendidikan dari seluruh dunia melalui
internet telah membuka peluang bagi masyarakat Indonesia untuk mempelajari
bahasa-bahasa asing secara mandiri. Hal ini membuka jalan bagi peningkatan
kompetensi bahasa yang penting dalam era global yang semakin terhubung ini (fisip.umsu.ac.id).
Tetapi kita juga tidak boleh menyerah pada arus globalisasi ini. Sebaliknya,
kita harus mengambil langkah proaktif untuk memperkuat bahasa dan budaya lokal
kita.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pendidikan. Sekolah-sekolah kini mulai mengintegrasikan pembelajaran bahasa daerah bersama dengan bahasa Indonesia dan bahasa asing (badanbahasa.kemendikbud.go.id). Festival budaya juga semakin digalakkan sebagai wadah untuk merayakan keberagaman bahasa dan tradisi lokal. Ini adalah langkah-langkah penting yang bertujuan untuk memastikan bahwa bahasa dan budaya kita tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang.
Globalisasi juga mempengaruhi budaya Indonesia dengan berbagai cara. Budaya pop Barat, seperti musik, film, dan gaya hidup, telah menjadi tren di kalangan generasi muda (pbi.unublitar.ac.id). Budaya global yang semakin merajalela bisa mempengaruhi cara pandang dan sikap generasi muda terhadap budaya tradisional mereka sendiri. Maka dari itu, penting bagi kita untuk terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya melestarikan bahasa dan budaya lokal. Dengan pemahaman dan apresiasi yang kuat terhadap kekayaan budaya Indonesia, kita dapat memastikan bahwa bahasa dan budaya tradisional tetap hidup dan relevan di tengah arus globalisasi. Di sisi lain, seiring dengan masuknya budaya asing, juga terjadi revitalisasi dan reinterpretasi budaya lokal. Banyak seniman dan budayawan Indonesia yang menggunakan media modern, seperti film dan musik, untuk mempromosikan dan melestarikan budaya tradisional mereka. Festival budaya dan acara seni lokal semakin populer, menarik minat masyarakat untuk menghargai dan merayakan warisan budaya mereka (fisip.umsu.ac.id).
Pengaruh globalisasi terhadap bahasa dan budaya di
Indonesia merupakan fenomena kompleks yang membawa tantangan dan peluang.
Sementara bahasa dan budaya asing semakin mendominasi dalam berbagai aspek
kehidupan sehari-hari, penting bagi kita untuk tetap memelihara dan
mempromosikan kekayaan bahasa dan budaya lokal. Dengan demikian, Indonesia
dapat tetap terhubung dengan dunia global tanpa kehilangan identitasnya yang
unik dan beragam. Dengan upaya bersama dari berbagai pihak, kita dapat menjaga
dan merayakan keanekaragaman bahasa dan budaya sebagai aset berharga bangsa
Indonesia. Melalui pendidikan, festival budaya, dan dukungan masyarakat, kita
dapat memastikan bahwa bahasa dan budaya Indonesia tetap menjadi cerminan yang
indah dari kekayaan dan identitas kolektif Indonesia.


Comments
Post a Comment